Senin, 25 April 2016



Budhe Sri, Penjual Pakan Burung 

 Toko pakan burung Koko adalah milik Budhe Sri Sutarmi, yang kerap disapa Budhe Sri. Ia lahir di Delanggu, 17 Februari 1961, sekarang berumur hampir 55 tahun. Budhe Sri merupakan lulusan SLTA dan beragama islam. Jumlah keluarganya ada 5 yaitu, Pakdhe Sudarmanto, Budhe Sri Sutarmi, anak pertama Mas Ading, anak kedua Mas Koko, dan yang terakhir Mas Bagas. Alamatnya di desa Geritan, Belang Wetan, Klaten Utara. 

Ia mulai membuka toko sejak anak keduanya yaitu, Mas Koko masih kecil. Selain buka toko pakan burung, Ia sekeluarga juga membuka rental PS, dan suami Nya menggarap sawah milik keluarga. Di toko Nya, Ia bukan hanya menjual pakan burung, Ia juga menjual rokok dan minuman untuk para pelanggan yang datang untuk bermain PS. Toko pakan burung dan rental PS, buka dari jam setengah 6 pagi sampai dengan jam 8 malam. Budhe Sri dan Mas Koko terjun langsung untuk mengurus toko pakan burung dan rental PS tersebut. Penghasilannya sekitar 300.000 ribu lebih per hari bila hari Sabtu dan Minggu, untuk hari biasa 200.000 lebih per hari. 

Sebelum toko tersebut berjualan pakan burung, keluarga Budhe Sri sudah berjualan, tetapi bukanlah pakan burung, melainkan beras, katul dan lain-lain. Dari hasil penjualan beras dan katul Budhe Sri mulai untuk berjualan pakan burung. Bila toko pakan burung tutup atau tidak jualan Budhe Sri, membantu suami Nya di sawah. Menurutnya pekerjaannya menyenangkan karena mendapatkan untung. 


Dari wawancara tersebut, Saya belajar untuk bekerja keras dan berani untuk memulai yang baru, agar dapat bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan.




BU WIDI, PENJUAL TOKO KELONTONG

Tanggal 17 April 2016, aku mewawancarai seorang pemilik toko kelontong di Toko Widi yang terletak di desa Kuwangan, Borongan, Polanharjo, Klaten. Bu Widi memulai usahanya sekitar 4 tahun lalu, yang dimulai dari toko kecil yang menjual makanan ringan, permen, minuman, dan bensin. Targetnya adalah anak-anak dan orang yang melewati warungnya.

Dari warung kecilnya Bu Widi melihat peluang usahanya bisa dikembangkan karena ibu-ibu yang mengantar anaknya membeli makanan ringan sering menanyakan berbagai kebutuhan rumah tangga yang lain. Akhirnya Bu Widi menambah barang dagangannya dengan berbagai kebutuhan rumah tangga seperti plastik, kardus, tempat makanan, sabun mandi, dll.

Bukannya tanpa kendala, toko itu pernah terbakar karena saat menakar bensin pada malam hari, Bu Widi menggunakan lilin sebagai penerangan sehingga terjadi kebakaran. Bu Widi pun harus di rawat di rumah sakit karena luka bakar.

Sekarang toko itu seperti swalayan, buka dari pukul 6 malam sampai pukul 8 malam, dan telah memiliki 1 karyawan. Bu Widi terjun langsung mengelola tokonya di bantu karyawannya tersebut. Penghasilan bersih perbulannya berkisar antara 1,5 sampai 3 juta rupiah.

Dari wawancara tersebut saya tahu bahwa mencapai kesuksesan harus selalu berusaha dan tidak boleh pantang menyerah.



-Thania-

Budhe Endang dan Pakdhe Mulyadi Penjual Nasi Liwet





Pada hari Minggu, 17 April 2016, saya mengunjungi sebuah kios di ujung jalan rumah saya. Di sana ada sepasang suami-istri yang menjajakan nasi liwet. Saya duduk lalu memesan 2 bungkus nasi liwet untuk dibawa pulang.
            Sambil membungkus nasi liwet pesanan saya, saya mulai bercakap-cakap dengan Budhe Endang Pujiatun atau yang akrab dipanggil budhe Endang, dan Pakdhe Mulyadi.
            Budhe Endang dan Pakdhe Mulyadi merasal dari Baki, Solo. Mereka berangkat ke Klaten pukul 04.30 dengan menaiki mobil. Mereka mulai menjajakan dagangan mereka di Klaten 10 tahun lalu (tahun 2006). Tujuan mereka berjualan nasi liwet adalah untuk menghidupi keluarga. Satu porsi nasi liwet dijual dengan harga 7 ribu rupiah sampai 8 ribu rupiah, tergantung dengan pilihan lauknya. Penghasilan mereka kurang lebih 500 ribu rupiah per hari. 
            Dari wawancara tersebut, saya mendapat pelajaran untuk selalu berusaha dan tidak mengeluh terhadap pekerjaan yang kita lakukan.

Rabu, 17 Februari 2016

Kisah ku di sekolah



Nah ini dia masa yang menurutku keren, gokil, gila, dan tentunya sangat sappy :v. Di SMP ini aku sudah lumayan terkenal dan nggak cupu kaya masih SD vroh, banyak yang kenal, malahan siapa sih di SMP yang gak kenal aku :3 sombong ya aku :D wkwkwkwkwk.

Ceritaku di SMP mulai sekitar tahun 2013. Sekarang aku duduk di bangku kelas 9. Banyak sekali cerita yang sangat menarik. Dan tentunya banyak kejadian yang tak terlupakan vroh.

Waktu SMP kls 1 ,aku bisa di bilang masih pemalu ,dari mulai kenalan sama anak baru yang dulu SD nya bukan di PB .Tapi gak lama setelah itu ada salah satu anak baru yg ngajak aku kenalan ceritanya , dia nanya siapa nama aku ,dr mana sekolah asal aku ,dan gak lama kita juga saling kenal .Dan setelah aku melewati masa orientasi siswa ,aku pun mulai belajar di SMP itu. SMP Putra Bangsa yang aku banggakan. Dari sekian banyak mata pelajaran aku tuh paling kurang di pelajaran IPS, PKN, dan ENT . Walaupun ada yg aku bisa sdikit demi sedikit sih . Tapi di kekurangan aku dlm mata pelajaran itu ,ada mata pelajaran yang jadi favorit aku ,apa lagi kalau bukan IPA dan Matematika :) aku banyak belajar hal yang aku gak ngerti sama sekali .

Nah waktu kelas 2, aku sudah sangat dekat dengan teman” ku yang baru. Bisa dibilang temanku itu memang sappy, aneh, gila, crewet, banyak tingkah,dll. Oh iya, kelas 2 adlh masa dimana aku nakal-nakalnya wkwkwk dri dlu nakal sihh :D. Sampe pernah dipanggil guru BK juga :D.

Kelas 3 itu adalah masa pling sappy, soalnya aku harus banyak les untuk menghadapi UN. Karena itu aku jadi jarang main sama temen” aku dan waktu terpenuhi jadwal les :v. Tpi anehnya udah kelas9 masih banyak PR aja, bikin males vrohh :v. Tapi dengan adanya teman yang sifatnya beda”itu membuatku jadi lebih semangat ke sekolah :D.

Sebener nya masih banyak lagi cerita” yang gokil” dah pokoknya. Tpi karena terlalu sappy jadi lupa mau cerita apa :v. Ceritanya dicukup- cukupkan saja :D. OKK ? okk dehh :V wkwkkwkw.

Salam Sappy :v

KRONOLOGI WAKTU DI SMP

     Ceritaku di SMP dimulai dari tahun 2013. Aku bersekolah di SMP Putra Bangsa. Sekarang aku menduduki kelas 9. Sebelum menduduki kelas 9, aku sudah mengalami banyak kejadian.

     Bermula dari kelas 7. Aku mulai memasuki SMP pada bulan Juli 2013. Aku mulai berkenalan bersama teman-teman baruku. Hari pertamaku, aku merasa malu. Namun, lama-kelamaan aku pun menjadi pede.

     Pelajaraan yang paling ku suka adalah Bahasa Inggris. Karena materinya mudah dipelajari. Kebanyakan soal yang diberikan guru di sekolah berupa lembaran latihan soal. Sehingga, kita tidak perlu menulis soal yang biasanya ditulis di papan tulis.

     Kantinnya juga menyediakan berbagai macam jajanan. Mulai dari es teh sampai Oreo. Biasanya waktu istirahat aku lebih suka jajan nasi ayam. Dan biasanya aku lebih suka makan bersama teman-teman.

     Untuk teman-temanku sih... ada banyak. Dari yang suka berbicara sampai yang paling santai. Tapi yang biasa aku ajak ngobrol adalah orang yang paling banyak bicara.

     Waktu LCC (Lomba Cerdas Cermat), aku berpikir bahwa aku akan gagal. Dan itu juga disaat aku harus menduduki meja lomba. Aku merasa deg-degan bahwa aku akan gagal. Akan tetapi, dan ternyata, soal yang aku dapatkan lumayan mudah. Sehingga aku bisa lolos ke babak final. Di babak final, aku meraih juara harapan 3. Tapi ndak apa-apa lah. Setidaknya aku sudah meraih juara.

     Waktu ngapel upacara hari Senin. Guru-guru menyampaikan juara LCC. Ternyata aku diberi piala LCC Juara Harapan 3. Tapi aku merasa senang banget !!! Karena itu adalah piala pertamaku dalam sehidup umurku.

     Beranjak ke kelas 8. Banyak kenangan yang terdapat di kelas ini. Mulai dari kegiatan Pramuka. Hal yang paling ku sukai adalah kemah. Lalu, dilanjutkan dengan ekstrakulikuler Elektronika. Hal yang paling ku sukai adalah saat kami membuat robot kumbang.

     Lalu dilanjutkan dengan Fotografi. Hal yang paling ku suka adalah saat aku dan teman-temanku sedang berada di Laboratorium Komputer. Kami bisa membuka Youtube dan website Meme. Meme adalah gambar postingan orang-orang yang biasanya bikin mulut tidak bisa menahan ketawa.

     Dan yang terakhir adalah Ekstrakulikuler KIR (Kelompok Ilmiah Remaja). Hal yang paling ku sukai adalah saat membuat tempe bersama rekan-rekan kelompokku. Setelah kedelai diberi ragi, tempe itu kami tinggal selama 4 malam. Setelah menunggu, kami pun melihat hasilnya. Dan hasilnya keren sekali. Kedelai yang seharusnya menjadi tempe, malah tumbuh menjadi tanaman kedelai.

     Beranjak lagi ke kelas 9. Wah !!! Tidak terasa 2 tahun telah berlalu. Dan sekarang adalah babak penentuan untuk masuk SMA favorit. Meskipun udah hampir mendekati UN, tetapi aku merasa santai aja. Karena dengan santai, pikiran kita bisa menjadi lebih tenang.

     Kronologi ku di kelas 9 ini cukup banyak sih... Pada awal tahun pelajaran, aku dan teman-temanku membuat sebuah film pendek. Karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikannya, jadi kami selesai syutingnya pas udah azan Magrib. Dan dengan terpaksa, aku harus mampir ke rumah temanku sambil menunggu jemputan.

     Biasanya yang kami lakukan di rumah temanku itu adalah bermain PS3. Temanku menajarkanku cara menggunakan PS3. Karena senang, tidak terasa kami bermain sampai satu jam. Setelah dijemput, aku pun pulang ke rumah.

     Terus waktu pertengahan semester satu, aku mulai bosan belajar. Kebanyakan hanya mendengarkan, mencatat, dan mengerjakan suatu materi. Dan akhirnya, aku putuskan untuk membuat sebuah komik. Meskipun ceritanya agak aneh. :V

     Setiap hari teman-temanku biasanya meminjam komik yang ku buat. Yang paling sering meminjam adalah Dio. Tiap hari Senin, Dio biasanya bertanya "Gib, ada episode baru gak ? Kalau ada, aku pinjem ya !!".

     Liburan semester satu telah berlalu. Dan sekarang adalah babak semi final menuju SMA favorit. Aku harus giat belajar dan memperbanyak jadwal les, walaupun agak males. Tapi ini adalah jalan ku untuk menjadi sukses di masa depan.

     Bila aku sudah lulus dari SMP, aku tidak akan melupakan sekolah SMP Putra Bangsa ini. Karena banyak momen indah yang sudah kualami selama tiga tahun ini. Mungkin tiap tahun pas liburan, aku dan teman-temanku bisa alumni-an mengunjungi sekolahan ini. Yang nantinya mau dibangun GOR (Gedung Olahraga) tahun 2016-2017 nya nanti.

- SALAM GIBRAN -

Life Always Goes On

Tidak ada yang sempurna di bumi ini. Ya begitulah teman teman ku. Ada yang berisik banget ada juga yang pendiem. Semuanya bercampur aduk menjadi suasana yang tak bisa kulupakan. Ada yang pernah jatuhin manekin di mall, beli kopi rasanya pait banget. Seru deh pokoknya kelakuannya bisa di luar dugaan.
 Ya itulah pengalaman ku di SMP selama 3 tahun ini. Tugas nya banyak banget belum lagi pr sama ulanganya. Kelas nya pun udh mirip sama PAUD hiasan bertebar dimana mana. Masih inget pertama kali hari masuk ke SMP liat muka orang orang baru yang sebelumnya belum kukenal. Tapi ada satu orang yang sepertinya tidak asing bagiku. Waktu dulu les aku bareng Dio main bola eh ternyata bolanya nyasar kena muka orang yang lagi belajar vocab hebat kan. Lalu begitu hari pertama masuk ke SMP aku sama Dio pun bingung kenapa orang ini  bisa muncul disini.



Hari-hari pun terus berlalu kita mulai bisa mengenaili sifat satu sama lain. Orang ini pertama masuk SMP mukanya alim banget pendiem. Tapi begitu 1 semester lewat orang ini jadi keliatan jati dirinya. Orang ini menurutku mirip dengan salah satu temanku waktu SD dulu. Ada juga yang disuruh bu guru menyebutkan meganthropus 20x. Buat apa coba kaya gak ada kerjaan gitu. Gila deh pokoknya.

Waktu di SMP guru baru pun mulai bermunculan dan ada yang menghulang entah kenapa. Guru biologi pun tiap tahun berganti entah betah atau tidak sepertinya ada yang membuat mereka ingin tidak mengajar kita lagi. Kelas 9 termasuk salah satu korban pergantian kurikulum. Jadi bingung kita harus menggunakan kurikulum yang mana. 

3 tahun pun berlalu dengan sangat cepat sebentar lagi kita sudah akan berpisah. Bepencar mengitari bumi ini berat rasanya meninggalkan kota kelahiranku. Dimana aku di besarkan dan bertumbuh di kota yang kecil namun fantastis. SMA adalah perjalanan kita yang sebentar lagi akan dumulai dan kita sebentar lagi akan mengakhri masa SMP yang unbeliveable. Pesahabatan kami pun takkan pernah berhenti seiring berjalannya waktu 

Aku pun senang bisa mersakan momen-momen SMP yang menurutku tak selalu sempurna tapi sangat fantastis. Dunia ini bukan tempat berkumpulnya hal-hal yang sempurna melainkan satu sama lain saling membantu dan membuat segala sesuatu menjadi sempurna 

Pokoknya aku tidak akan pernah melupakan masa masa yang indah ini dimana persahabatan kami sudah sangat erat tapi akan dipisahkan oleh waktu yang tak akan pernah berhenti berjalan. SMA pun sudah menanti kami, kami harus bekerja keras untuk mewujudkan impian kami masing-masing.